Wisata di Semarang
Semarang
mungkin bukan kota pertama yang terlintas dalam pikiran Anda sebagai kota
tujuan wisata. Meski begitu, Kota Semarang punya beragam pesona alam dan budaya
yang tidak kalah dengan destinasi wisata populer lainnya. Lihat saja sejumlah
bangunan tradisional dan gedung bersejarah yang terdapat di kota ini, semuanya
mampu menghadirkan daya tarik yang wajib Anda abadikan melalui bidikan lensa
kamera.
Selain dihuni beragam bangunan bernuansa
etnik dan gedung-gedung bersejarah, Semarang juga memiliki deretan destinasi
wisata alam yang dapat menyejukkan mata dan pikiran Anda. Nah, daripada
penasaran, langsung saja kita simak beberapa rekomendasi tempat wisata di Semarang yang bisa Anda jadikan
referensi untuk libur lebaran mendatang.
1. Lawang Sewu
Tempat Wisata Semarang, Lawang Sewu
Siapa
yang tidak kenal Lawang Sewu? Gedung tua yang memiliki gaya arsitektur khas
kolonial ini memang wajib Anda kunjungi saat berada di Semarang. Meski Lawang
Sewu sudah telanjur lekat dengan citra mistisnya, nilai historis yang
dimilikinya jauh lebih mengesankan, lo.
Pada
masa pemerintahan Hindia Belanda, Lawang Sewu merupakan kantor administrasi
perusahaan kereta api swasta. Bangunan gedung administrasi tersebut dirancang
oleh arsitek dari Amsterdam bernama Prof. Jacob F Klinkhamer dan B.J Ouendag
pada tahun 1904, dan baru selesai tiga tahun kemudian.
Penduduk
Semarang menyebutnya Lawang Sewu tidak lain karena jumlah pintu di dalamnya
yang hampir tidak terhitung. Banyaknya jumlah pintu tersebut merupakan salah
satu usaha para arsitek untuk membangun gedung perkantoran modern yang sesuai
dengan iklim Kota Semarang pada masa itu.
Destinasi
wisata Lawang Sewu berlokasi di Komplek Tugu Muda, Jalan Pemuda, Sekayu,
Semarang. Anda dapat mengunjungi Lawang Sewu pada pukul 07:00-21:00 dan hanya
perlu membayar tiket Rp10.000,00 untuk dewasa, dan Rp5.000,00 untuk anak-anak.
2. Tugu Muda
Tugu Muda
Tidak jauh dari Lawang Sewu, ada
sebuah landmark yang dapat mengingatkan Anda akan
peristiwa bersejarah yang terjadi pada masa perjuangan mempertahankan
kemerdekaan Indonesia. Namanya Tugu Muda, dan dibuat sebagai bangunan untuk
memperingati peristiwa Pertempuran 5 Hari di Semarang yang terjadi pada 15
Oktober-20 Oktober 1945.
Tugu
Muda terletak di pertemuan antara 4 jalan protokoler, yakni Jalan Pemuda, Jalan
Imam Bonjol, Dalan Dr. Soetomo, dan Jalan Pandanaran. Jalan-jalan tersebut
merupakan latar terjadinya Pertempuran 5 Hari di Semarang yang merupakan simbol
perlawanan rakyat Indonesia terhadap Jepang pada masa transisi pemerintahan.
Tugu
Muda sendiri dibangun lima tahun setelah peristiwa besar tersebut terjadi, dan
hingga saat ini masih eksis sebagai ikon wisata sejarah Kota Semarang. Selain
Lawang Sewu, di Komplek Tugu Muda ini juga terdapat sejumlah bangunan penting
seperti Museum Mandala Bhakti, Gereja Katedral, dan bangunan Pasar Bulu.
3. Kelenteng Sam Poo Kong
Kelenteng Sam Poo Kong
Sam
Poo Kong kini menjelma sebagai daya tarik wisata Semarang yang wajib dikunjungi
setelah Lawang Sewu. Selain dijadikan sebagai tempat peribadatan, kelenteng
yang satu ini juga ramai dikunjungi wisatawan yang datang dari dalam dan luar
kota berkat keindahan gaya arsitekturnya.
Jika
ditilik dari sisi historisnya, Kelenteng Sam Poo Kong merupakan tempat
persinggahan pertama Laksamana Tiongkok Muslim legendaris yang bernama Cheng
Ho. Meskipun kelenteng ini merupakan tempat peribadatan umat Konghucu, di sini
juga kita dapat melihat jejak peninggalan keislaman Laksamana Cheng Ho dalam
sebuah tulisan yang berbunyi: marilah kita mengheningkan cipta dengan membaca
Alquran.
Aristektur
Kelenteng Sam Poo Kong yang sangat identik dengan kelenteng-kelenteng di Negeri
Tiongkok akan membuat Anda seakan-akan berada di negeri tirai bambu tersebut.
Jika Anda tertarik untuk menikmati keindahan Kelenteng Sam Poo Kong, langsung
saja datang ke Jalan Simongan Nomor 129, Bongsari, Semarang.
4. Pagoda Avalokitesvara
Pagoda Avalokitesvara
Satu lagi tempat wisata di Semarang yang
memiliki nuansa bak landmark terkenal
dunia. Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong merupakan bangunan pagoda
tertinggi di Indonesia. Pagoda yang memiliki ketinggian mencapai 45 meter ini
juga dikenal dengan nama Pagoda Dewi Kwan Im karena terdapat patung Dewi Kwan
Im yang menyambut pengunjung di pintu masuknya.
Di
dalam bangunan pagoda bertingkat tujuh ini, Anda akan dibuat kagum oleh patung
Bodhisattva Avalokitesvara yang berdiri kokoh menghiasi interior pagoda. Di
sini, umat Buddha biasanya melakukan ritual Tjiam Shi, atau ritual untuk
mengetahui nasib seseorang. Ritual yang satu ini dilakukan dengan
menggoyang-goyangkan bambu yang telah diberi tanda hingga salah satu dari bambu
tersebut jatuh.
Nah,
bagi Anda yang tertarik dengan dunia ramal, Anda bisa mencobanya saat
berkunjung ke Pagoda Avalokitesvara. Di mana lokasinya? Pagoda Avalokitesvara
terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan, Pudakpayung, Banyumanik, Semarang.
5. Taman Pandanaran
Semarang
juga punya taman kota yang oke punya untuk dijadikan sebagai destinasi wisata.
Taman Pandanaran kini sudah menjelma menjadi salah satu ikon wisata Kota
Semarang. Ciri khas Taman Pandanaran adalah Patung Warak Ngendog, yang biasa
dijadikan sebagai objek bidikan lensa kamera.
Warga
Semarang dan sekitarnya biasanya singgah di Taman Pandanaran untuk sekadar
bersantai menikmati pagi atau sore. Para warga biasanya joging atau duduk
santai sambil menikmati akses internet gratis yang disediakan di komplek taman.
Nah,
jika Anda ingin pula merasakan bagaimana serunya bersantai bersama keluarga di
Taman Pandanaran, Anda bisa langsung datang ke lokasinya yang terletak di Jalan
Pandanaran, Mugasari, Semarang.
6. Taman Budaya Raden Saleh
Jika
di Jakarta terdapat Taman Ismail Marzuki sebagai pusat pertunjukkan kebudayaan,
Semarang pun punya tempat sejenis, namanya Taman Budaya Raden Saleh. Taman
budaya yang terletak di Jalan Sriwijaya Nomor 29 ini lokasinya berada tepat di
samping Perpustakaan Daerah Jawa Tengah.
Dulu,
Taman Budaya Raden Saleh merupakan lokasi kebun binatang. Setelah kebun
binatang tersebut dipindahkan, lahannya dialihfungsikan sebagai tempat
pertunjukkan budaya. Di sini Anda dapat menyaksikan berbagai pertunjukkan seni
tradisional seperti wayang. Tidak hanya wayang, pertunjukkan lainnya seperti
drama, teater, pembacaan puisi, dan lain sebagainya pun kerap diadakan di Taman
Budaya Raden Saleh.
Taman
Budaya Raden Saleh (TBRS) dibuka setiap hari pada pukul 06:00-21:00 WIB. Untuk
masuk ke tempat ini Anda tidak dikenakan biaya, kecuali jika Anda ingin melihat
pertunjukkan seni yang digelar di TBRS.
·
Dari sini, menuju
Taman Budaya Raden Saleh bisa dengan jalan kaki
Bagi
penyuka seni dan budaya, Taman Budaya Raden Saleh tentu menjadi lokasi yang
tepat untuk dikunjungi. Beragam pertunjukan seni dan terus digelar sejak pagi
hingga malam. Bagi pelancong yang datang dari luar Semarang, tentu membutuhkan
lokasi menginap untuk bisa beristirahat dan melanjutkan aktivitas di lokasi
wisata ini.
Karenanya,
Anda butuh penginapan yang berada tak jauh dari lokasi pertunjukan. Beruntung,
ada sejumlah hotel yang bisa dicapai dengan berjalan kaki dari taman budaya
ini, dua di antaranya adalah Royal Phoenix dan Grand Saraswati Hotel. Dari
kedua hotel ini, Lawang Sewu dan Gereja Blenduk yang merupakan ikon wisata
Semarang juga bisa ditempuh dalam 20 menit berkendara.
7. Semarang Contemporary Art Gallery
Penikmat
seni rupa tampaknya wajib mengunjungi Semarang Contemporary Art Gallery. Di
sini tempatnya berbagai karya seni kontemporer seperti lukisan dan patung hasil
karya para seniman muda dan kawakan dipamerkan.
Semarang
Contemporary Art Gallery pernah mengalami beberapa kali pemugaran. Bangunan ini
pernah diruntuhkan dan dibangun kembali pada tahun 1918 yang kemudian digunakan
sebagai kantor perusahaan asuransi pada masa pemerintahan Hindia Belanda.
Namun, nuansa arsitektur khas kolonial masih terasa kental di setiap sudut
bangunannya.
Hanya
dengan membayar tiket masuk sebesar Rp10.000,00, Anda sudah dapat menikmati
beragam karya seni kontemporer yang memiliki nilai estetika dan filosofi
tinggi. Jika penasaran, Anda dapat langsung mengunjungi lokasinya yang berada
di Jalan Taman Srigunting Nomor 5-6, Kota Lama Semarang.
8. Old City 3D Trick Art Museum
Old
City 3D Trick Art Museum dapat dibilang sebagai destinasi wisata baru di
Semarang. Museum seni 3 dimensi yang berlokasi di kawasan Kota Lama Semarang
ini memiliki 108 latar belakang foto 3 dimensi yang memukau. Temanya pun
beragam, mulai dari tema Kota Semarang, bangunan terkenal dunia, kartun, serta
film. Agar pengunjung tidak bosan, pihak pengelola museum pun setiap empat
bulan mengganti gambar-gambar tiga dimensi yang ada di museum.
Untuk
dapat menikmati seni ilustrasi 3 dimensi yang ada di sini, Anda harus merogoh
kocek Rp40.000,00. Old City 3D Trick Art Museum dibuka pada pukul 10:00-22:00
WIB.
9. Masjid Agung Jawa Tengah
Masjid Agung Jawa Tengah
Masjid
Agung Jawa Tengah merupakan destinasi wisata religi yang menyimpan keindahan
dan nilai filosofi luhur di balik arsitektur dan ornamennya. Masjid yang
memiliki luas lahan mencapai 10 hektare ini memiliki perpaduan arsitektur khas
Jawa dan Yunani, yang mampu membuat siapa pun yang melihatnya terpikat berkat
keindahannya.
Adanya
6 payung raksasa yang dapat dibuka-tutup secara otomatis, mirip seperti yang
terdapat di Masjidil Haram, membuat bagian luar masjid dapat digunakan sebagai ruang
tambahan bagi para jemaah yang hendak menunaikan salat. Daya tarik lain yang
dimiliki Masjid Agung Jawa Tengah, di antaranya terletak pada Menara Asmaul
Husna yang memiliki ketinggian 99 meter. Dari atas menara, Anda dapat melihat
pemandangan Kota Semarang dari ketinggian melalui teropong pandang.
Cobalah
untuk singgah dan menunaikan salat di Masjid Agung Jawa Tengah. Anda akan
merasakan nuansa sejuk yang memesona berkat kemegahan aristektur masjid yang
menawan. Masjid Agung Jawa Tengah pun sudah dilengkapi dengan fasilitas
pendukung seperti perpustakaan, museum, kios cendera mata, kafe, hingga arena
bermain anak.
Masjid
Agung Jawa Tengah berlokasi di Jalan Gajah Raya, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan
Gayamsari, Semarang.
10. Candi Gedong Songo
Di Semarang juga terdapat bangunan candi
yang wajib Anda kunjungi, namanya Candi Gedong Songo. Tempat wisata di Semarang yang satu ini berlokasi
di lereng Gunung Ungaran yang sejuk, tepatnya di Dusun Darum, Desa Candi,
Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.
Sesuai
dengan namanya, Candi Gedong Songo memiliki 9 bangunan candi yang tersebar di
kawasan kompleks wisata alam Dusun Darum. Lokasi satu candi dengan candi
lainnya tidak berdekatan, sehingga Anda diharuskan untuk menempuh jarak sekitar
ratusan meter jika ingin melihat 9 bangunan candi tersebut.
Namun,
jangan khawatir, kawasan Candi Gedong Songo memiliki pemandangan alam yang
menakjubkan berkat lokasinya yang berada di lereng gunung. Candi Gedong Songo
dapat ditempuh dengan jarak sekitar 45 km dari pusat Kota Semarang. Untuk paket
wisata lengkap 9 candi, Anda perlu membayar tiket Rp70.000,00.
11. Umbul Sidomukti
Wisata
alam yang satu ini juga tidak luput ditawarkan oleh kota yang dijuluki sebagai
Kota Lumpia. Di Kabupaten Semarang, tepatnya di Desa Sidomukti, Kecamatan
Bandungan, terdapat kawasan wisata alam yang lengkap bernama Umbul Sidomukti.
Di sini Anda tidak hanya dapat menikmati
segarnya berendam di kolam. Fasilitas hiburan pendukung lainnya seperti outbond, Pondok Wisata, Pondok Lesehan, arena kamping,
serta berbagai permainan menantang lainnya pun dapat Anda pilih untuk semakin
mengakrabkan seluruh anggota keluarga.
Untuk
masuk ke area Umbul Sidomukti, Anda diharuskan membayar tiket masuk seharga
Rp4.000,00 pada hari biasa dan Rp5.000,00 pada akhir pekan. Jika Anda berminat
untuk mencoba permainan yang ditawarkan Umbul Sidomukti, ada biaya tambahan
yang jumlahnya bervariasi, misalnya Rp20.000,00 untuk berkendara ATV sebanyak 3
putaran.
12. Kampoeng Wisata Taman Lele
Kampoeng
Wisata Taman Lele bisa jadi merupakan sarana rekreasi yang tepat untuk seluruh
anggota keluarga. Di tempat wisata seluas 2 hektare ini, Anda dapat bersantai
bersama keluarga sembari menikmati keindahan alam sekitar yang menawan.
Lantas,
wahana apa saja yang ditawarkan Kampoeng Wisata Taman Lele? Tentunya banyak
sekali, ada becak air, kebun binatang mini, kolam renang anak, taman asri untuk
bersantai bersama keluarga, dan masih banyak lagi.
Tempat
wisata Malang yang satu ini dinamakan Taman Lele karena sebelum disulap menjadi
arena rekreasi keluarga, Taman Lele merupakan perkebunan jambu yang memiliki
sumber mata air yang dihuni ratusan ikan lele.
Pokoknya,
jika Anda berlibur ke Semarang bersama keluarga, jangan lupa untuk berkunjung
ke Kampoeng Wisata Taman Lele yang buka setiap hari dari pukul 08:00-18:00.
Tiket masuknya pun cukup terjangkau, yakni hanya Rp2.000,00, Rp3.500,00 pada
akhir pekan, serta Rp6.000,00 pada libur panjang. Kampoeng Wisata Taman Lele
berlokasi di Jalan Walisongo km 10, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.
13. Gua Kreo
Masih banyak wisata alam yang dimiliki Kota
Semarang, salah satunya adalah Gua Kreo. Kata “kreo” sendiri
berasal kata “mangreho” yang artinya memelihara atau menjaga. Gua
Kreo konon merupakan tempat petilasan Sunan Kalijaga ketika beliau pergi
mencari kayu jati sebagai bahan pembangunan masjid.
Menurut
legenda, ketika melintasi gua, Sunan Kalijaga bertemu sekawanan kera yang
kemudian beliau suruh untuk menjaga kayu jati. Sejak saat itulah Gua Kreo
dijadikan sebagai tempat bermukim kawanan kera. Hingga saat ini, Anda pun masih
dapat menjumpai kawanan kera yang menghuni Gua Kreo.
Anda
tidak perlu takut dengan kera-kera yang tinggal di dalam gua, sebab kawanan
kera tersebut sebenarnya terbilang ramah terhadap manusia selama mereka
diperlakukan dengan baik. Selain bermain dengan “penduduk asli” Gua Kreo, Anda
pun dapat menikmati segarnya air terjun yang terdapat di sebelah utara Gua
Kreo.
Gua
Kreo berada di Jalan Raya Goa Kreo, Kandri, Gn. Pati, Semarang, dan buka setiap
hari pada pukul 05:00-18:00 WIB.
14. Simpang Lima
Belum
sah rasanya jika berkunjung ke Semarang tanpa singgah di Simpang Lima. Lapangan
Pancasila atau yang lebih populer dengan sebutan Kawasan Simpang Lima ini
selalu ramai disambangi para wisatawan pada malam hari. Di sini Anda tidak
hanya dapat menikmati beragam jajanan kaki lima khas Semarang, tapi juga bisa
menyewa becak yang dihias lampu untuk berkeliling di kawasan Simpang Lima.
Saking
semaraknya, orang-orang yang datang ke kawasan Simpang Lima ini juga tidak lupa
untuk berfoto ria sambil menikmati angin malam dari atas becak hias. Kalau Anda
berminat untuk berkeliling Simpang Lima dengan becak hias, Anda hanya perlu
merogoh kocek sekitar Rp35.000,00 untuk satu kali putaran.
15. Kota Lama Semarang
Kota
Lama Semarang merupakan salah satu tempat wisata di Semarang yang punya banyak
tempat menarik untuk dijadikan objek fotografi atau sekadar swafoto. Di kawasan
ini, Anda akan dibuat terpana oleh keindahan bangunan-bangunan klasik yang akan
membuat Anda seolah-olah berada di Eropa.
Kota
Lama Semarang punya beberapa bangunan bersejarah, seperti: Pabrik Rokok Praoe
Lajar, Gereja Blenduk, Polder Air Tawang, dan masih banyak lagi. Museum-museum
seni pun banyak ditemukan di kawasan Kota Lama Semarang, yang berlokasi di
Jalan Letjen Suprapto, Tanjung Mas, Semarang Utara. Jangan lupa untuk membawa
kamera ya, jika Anda mau berkunjung ke Kota Lama Semarang.
16. Kawasan Pecinan Semarang
Tidak
jauh dari Kota Lama Semarang, Anda bisa singgah sejenak ke Kawasan Pecinan
Semarang untuk sekadar duduk-duduk sambil menikmati jajanan khas sekitar. Salah
satu kawasan paling sibuk di Semarang ini punya sejumlah kelenteng yang
memiliki pesona arsitektur magis.
Untuk
Anda penggila kuliner, Anda bisa mampir ke Pasar Semawis yang banyak dijuluki
orang sebagai surga kuliner di kawasan pecinan. Datanglah pada malam hariuntuk
merasakan suasana semarak khas Pecinan.
17. Hutan Wisata Tinjomoyo
Cari lokasi piknik yang asyik di Semarang?
Datang saja ke Hutan Wisata Tinjomoyo yang lokasinya berada di Kelurahan
Sukorejo, Banyumanik, Semarang. Hutan Wisata Tinjomoyo tidak hanya asyik untuk
digunakan sebagai tempat piknik keluarga. Berbagai aktivitas liburan menarik
seperti trekking, kamping, dan outbond pun
dapat dilakukan di sini.
Bagi
Anda yang hobi memotret, Hutan Tinjomoyo pun punya deretan pepohonan asri dan
rindang yang cocok untuk Anda abadikan. Pohon jati dan pinus yang mayoritas
mendiami hutan merupakan habitat yang sangat nyaman bagi burung. Itulah
sebabnya, Anda jangan sampai melewatkan kunjungan ke Hutan Wisata Tinjomoyo,
khususnya Anda yang memang menggilai wisata alam.
Hutan
Tinjomoyo dibuka untuk umum setiap hari dari pukul 07:00-18:00 WIB. Biaya
masuknya pun terjangkau, yakni hanya Rp3.000,00 untuk setiap pengunjung.
18. Kebun Binatang Mangkang
Anak-anak
pasti tidak akan menolak jika diajak berwisata ke kebun binatang. Di Semarang,
Anda bisa melihat aneka satwa bersama si buah hati di Kebun Binatang Mangkang.
Kebun binatang yang satu ini memiliki koleksi satwa yang cukup lengkap, lo.
Hingga saat ini, Kebun Binatang Mangkang memiliki setidaknya 40 jenis satwa
yang jumlahnya akan terus ditambah oleh pihak pengelola.
Beberapa
koleksi satwa yang dapat Anda jumpai di Kebun Binatang Mangkang, di antaranya:
kera jawa, beruang madu, lutung, beruk, babi hutan, rusa timor, dan masih
banyak lagi.
Kebun
Binatang Mangkang berlokasi di Jalan Walisongo km 16, seberang Terminal
Mangkang, Semarang atau sekitar 16 km dari kawasan Simpang Lima. Tempat wisata
Semarang ini dibuka setiap hari pada pukul 08:00-17:00 WIB, dengan harga tiket
masuk Rp5.000,00 dan Rp7.500,00 pada hari libur.
19. Pantai Maron
Semarang
juga punya deretan pantai yang tidak kalah indahnya dengan pantai-pantai lain
yang sudah populer. Salah satu pantai yang dapat Anda kunjungi ketika berada di
Semarang adalah Pantai Maron.
Pantai
Maron lokasinya tidak jauh dari Bandara Ahmad Yani Semarang dan merupakan
destinasi yang cukup menyenangkan untuk bersantai bersama keluarga dan
teman-teman. Selain dapat duduk santai sambil menikmati angin pantai, Anda pun
bisa menjajal berbagai aktivitas air seperti mendayung, memancing, atau sekadar
basah-basahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar