Wisata di Yogyakarta
Yogyakarta,
salah satu daerah istimewa Indonesia ini menawarkan keistimewaan bagi banyak
orang. Tak sekadar kekayaan pariwisata, Jogja juga terkenal akan keramahan
masyarakat dan budayanya. Yuk, simak video berikut untuk menjelajahi keindahan
Yogyakarta!
Ada
banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi di Yogyakarta, baik objek
wisata bersejarah maupun objek wisata kekinian yang sedang hits, khususnya di
kalangan anak muda. Nah, jika Anda ingin pelesir ke Yogyakarta dalam waktu
dekat, ada baiknya menyusun rencana perjalanan dengan matang terlebih dahulu.
Sebagai bahan pertimbangan, simaklah ulasan singkat 55 tempat wisata di
Yogyakarta berikut ini.
1. Yogyakarta Bay Pirates
Adventures Waterpark

Tempat
wisata di Yogyakarta yang satu ini terletak di Maguwoharjo, Depok, Sleman,
tepatnya di sebelah utara Stadion Maguwoharjo. Untuk mencapainya, Anda bisa
menyusuri Jl. Ring Road Utara dari arah kota dan berbelok menuju stadion.
Lokasinya cukup jauh dari jalan utama sehingga Anda disarankan untuk
menggunakan kendaraan sendiri supaya perjalanan lebih praktis dan efisien.
Yogyakarta
Bay merupakan taman wisata air yang dibangun di atas lahan seluas 7,7 hektare.
Berbagai wahana permainan air yang seru bisa dinikmati di tempat ini, seperti
Memo Racer (8 lintasan seluncur), Bekti Adventure (slider meliuk dan berputar),
Jolie Raft River (wahana yang dilengkapi dengan ombak lembut), Ziggy Giant
Barrel (perosotan pendek dengan guyuran air) dan sebagainya. Ada pula Harbour
Theatre, yaitu sebuah area khusus untuk pertunjukan drama musikal dan event
lainnya.
Jika Anda ingin menikmati kesegaran waterpark ini bersama anggota keluarga, datanglah
pada pukul 09.00 WIB – 18.00 WIB. Pada akhir pekan, tempat wisata ini dibuka
lebih awal, yaitu 08.00 WIB. Harga tiket masuk untuk anak-anak adalah Rp60.000
pada hari biasa dan Rp75.000 pada akhir pekan. Sementara itu, tiket masuk untuk
orang dewasa adalah Rp90.000 pada hari biasa dan Rp100.000 pada akhir pekan.
2. Museum Affandi

Bagi
Anda pencinta seni lukis, jangan lewatkan kesempatan untuk melihat jejak
kehadiran pelukis besar Indonesia bernama Affandi di Museum Affandi. Museum ini
berlokasi di Jl. Laksda Adisutjipto 167. Dari pusat kota, Museum Affandi hanya
berjarak sekitar 5 km atau bisa ditempuh menggunakan kendaraan umum selama 20
menit.
Di
dalam museum, Anda akan menemukan ratusan karya seni milik pelukis yang
terkenal dengan gaya ekspresionisme ini. Beberapa karyanya yang mengesankan
antara lain “The Artist and His Daughter”, “Wisdom of The East”, dan “Mother’s
Angry”. Bukan hanya itu, ada pula karya-karya dari anggota keluarga Affandi,
seperti Kartika Affandi dan Maryati Affandi.
Selain
dapat menikmati berbagai koleksi karya seni tersebut, Anda pun akan dimanjakan
oleh suasana sejuk yang sangat terasa di area luar galeri. Pepohonan yang
rindang membuat tempat ini sangat nyaman dijadikan tempat bersantai. Museum
Affandi dibuka pada pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB setiap hari kecuali pada
hari libur nasional. Bagi pengunjung lokal, tiket masuk yang harus dibayar
adalah Rp25.000 per orang. Jika membawa kamera, Anda juga perlu menambah biaya
Rp20.000.
3. Museum Ullen Sentalu
Museum Ullen Sentalu
Destinasi
menarik lain yang perlu Anda kunjungi ketika berlibur ke Yogyakarta adalah
Museum Ullen Sentalu. Lokasi museum ini di Jl. Boyong km 25, Kaliurang Barat,
Sleman. Rute yang bisa ditempuh adalah melalui Jl. Kaliurang ke arah utara.
Setelah Gerbang Kaliurang, berkendaralah sejauh 2 km hingga tiba di pertigaan
Patung Udang. Sejauh 500 meter ke utara, ada pertigaan lain, ambillah jalur ke
kanan. Sekitar 700 meter kemudian, Anda akan tiba di depan bangunan museum.
Museum
Ullen Sentalu merupakan salah satu museum terbaik di Yogyakarta. Di tempat ini,
terdapat berbagai koleksi bersejarah, seperti lukisan dan benda-benda lain.
Anda juga bisa menikmati keindahan bangunan berarsitektur Jawa yang indah dan
anggun. Suasana di kawasan museum pun terasa hening dan sejuk karena terletak
di kaki Gunung Turgo, Merapi, dan Plawangan. Selain itu, di tempat ini juga
biasa diadakan berbagai agenda seni dan budaya yang menarik untuk diikuti.
Anda
bisa datang ke Museum Ullen Sentalu pada Selasa-Jumat mulai pukul 08.30 WIB
hingga 16.00 WIB dan Sabtu-Minggu mulai pukul 08.30 WIB hingga 17.00 WIB. Tiket
masuk untuk pengunjung domestik adalah Rp30.000 (dewasa) dan Rp15.000
(anak-anak). Sementara itu, tiket masuk untuk wisatawan mancanegara adalah
Rp50.000 (dewasa) dan Rp30.000 (anak-anak).
4. Blue Lagoon (Pemandian Tirta
Budi)

Objek
wisata Jogja yang sebenarnya bernama Pemandian Tirta Budi ini cukup ramai
dibicarakan di media sosial. Sebutan Blue Lagoon bermula dari kemiripan tempat
ini dengan salah satu destinasi menarik di Iceland yang bernama sama. Bagaimana
tidak, di sini Anda akan menemukan sebuah kolam alami yang masih berair jernih.
Berpadu dengan suasana alam yang masih asri, tempat ini terlihat sangat
mengundang untuk dikunjungi.
Blue
Lagoon berlokasi di Wedomartani, Ngemplak, Sleman. Dari pusat kota, jaraknya
sekitar 14 km. Rute yang bisa ditempuh adalah melalui Jl. Kaliurang. Pada km
13, yaitu di pertigaan Jl. Raya Besi-Jangkang, belok kanan hingga mencapai
Pasar Jangkang. Sekitar 100 meter dari situ, Anda bisa tiba di Blue Lagoon.
Tempat
pemandian ini belum dikelola secara resmi sehingga Anda hanya perlu membayar
biaya parkir sebesar Rp2.000 untuk kendaraan roda dua. Anda juga bisa datang
kapan saja, baik pagi maupun sore hari. Namun, untuk menikmati suasana yang
segar dan menyejukkan, datanglah pada pagi hari.
5. Kampung Teletubbies
Disebut
sebagai Kampung Teletubbies karena rumah-rumah di wilayah ini tampak sangat
mirip dengan rumah Teletubbies dalam sebuah serial televisi untuk anak-anak.
Bentuknya sangat unik, yaitu seperti kubah atau terlihat seperti separuh bola
yang menempel di tanah berwarna putih. Seperti tempat tinggal pada umumnya,
rumah ini juga dilengkapi dengan pintu dan beberapa jendela.
Konon,
kampung ini dirancang sedemikian rupa untuk menghindari risiko membahayakan
akibat gempa. Desain rumah memang dibangun agar tahan gempa dan tahan api.
Selain rumah, di sini juga tersedia berbagai fasilitas umum, seperti aula,
poliklinik, dan sebagainya, yang dibangun dengan bentuk yang sama.
Nah,
jika Anda ingin melihat langsung keunikan Kampung Teletubbies, datanglah ke
Dusun Nglepen, Sumberharjo, Sleman. Untuk menjangkaunya, Anda bisa melewati
rute Jl. Prambanan-Piyungan. Dari Prambanan, jaraknya sekitar 3 km. Tidak ada
tarif khusus yang dikenakan bagi pengunjung yang datang ke tempat ini.
6. Monumen Yogyakarta Kembali

Monumen
ini dibangun untuk mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan kemerdekaan
Indonesia. Bangunan yang dibangun pada 29 Juni 1985 ini berbentuk seperti
kerucut. Di dalam museum yang terdiri atas 3 lantai ini terdapat pula ruang
perpustakaan dan ruang serbaguna.
Koleksi
bersejarah yang bisa ditemukan di museum yang sering disebut Monjali ini antara
lain adalah replika, foto-foto, dokumen, berbagai jenis senjata, serta tandu
dan kereta kuda yang pernah digunakan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman.
Monumen
Yogyakarta Kembali berlokasi di Jongkang, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Anda bisa
mencapainya dengan menyusuri Jl. Ring Road Utara. Aksesnya cukup mudah karena
tidak terlalu jauh dari pusat kota. Untuk tiket masuk ke destinasi ini,
pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp10.000 per orang. Monumen Yogyakarta
Kembali dibuka untuk umum pada Selasa-Minggu pukul 08.00 WIB – 16.00 WIB.
·
Backpacker sejati di
Yogyakarta pasti tahu ini…

Bagi
backpacker, merencanakan perjalanan ke luar kota tentu sudah menjadi kegiatan
yang mudah. Namun, lain halnya bagi Anda yang ingin memulai petualangan khas
ransel ini. Anda tentu membutuhkan panduan, termasuk saat akan memesan tiket
pesawat dan penginapan.
Untuk
yang satu ini, Traveloka sudah menyiapkan yang terbaik. Anda bisa menghemat
banyak biaya dengan memesan paket tiket pesawat dan hotel. Memesannya sekaligus
dalam satu paket, akan menghemat banyak waktu dan biaya. Konon, Anda juga bisa
mendapatkan potongan harga hingga 20%. Hal ini tentunya jadi incaran banyak
backpacker.
Selain
tarif menginap yang murah, lokasi strategis juga wajib diperhatikan. Jangan
sampai Anda bisa berhemat di penginapan tapi malah berat di transportasi. Pilih
penginapan yang dekat dengan titik-titik lokasi kunjungan Anda. Dengan begitu,
Anda cukup berjalan kaki beberapa menit untuk sampai ke tujuan. Atau, Anda bisa
memilih penginapan yang dekat dengan jalan raya sehingga lebih mudah mencari
moda transportasi umum.
7. Upside Down World
Salah
satu tempat wisata di Yogyakarta yang tergolong baru adalah Upside Down World.
Lokasinya di Jl. Ring Road Utara 18, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Tempat wisata
Jogja yang diresmikan pada 4 Juli 2016 ini mengusung konsep yang unik dan
berbeda, yaitu menciptakan ruang terbalik. Di dalam bangunan ini, Anda akan
menemukan berbagai perabotan rumah tangga, seperti tempat tidur, meja makan,
lemari, menempel di langit-langit. Uniknya, semua furnitur yang digunakan
benar-benar asli.
Di Upside World Down Yogyakarta ini,
terdapat 12 spot dengan tema yang
bervariasi. Bagi Anda yang hobi fotografi, tempat ini sangat cocok untuk
melatih kemampuan menemukan sudut pandang yang tepat sehingga hasil jepretan
terlihat lebih menarik.
Tempat
wisata ini dibuka pada pukul 10.00 WIB hingga 19.00 WIB setiap hari. Tiket
masuk untuk pengunjung dewasa adalah Rp80.000 dan anak-anak Rp40.000. Meskipun
terkesan mahal, Anda tidak akan rugi karena pengalaman luar biasa yang bisa
Anda dapatkan di tempat ini. Harga tiket ini juga sudah termasuk biaya
asuransi.
8. Candi Sambisari
Tempat wisata di Yogyakarta - Candi Sambisari
Candi
Sambisari terletak di Dusun Sambisari, Purwomartani, Kalasan, Sleman. Dari
pusat kota, jaraknya sekitar 12 km. Candi ini juga berdekatan dengan kompleks
Candi Prambanan. Untuk menjangkaunya, pengunjung bisa melewati rute Jl. Raya
Solo – Yogyakarta. Kira-kira pada km 15, Anda akan melihat sebuah papan
penunjuk jalan yang mengarahkan Anda ke lokasi candi.
Pada
kompleks candi ini, terdapat 1 candi utama dan 3 candi pendamping yang
dikelilingi oleh pagar batu sebanyak 2 lapis. Sementara itu, ada 4 pintu masuk
untuk memasuki area candi. Dari kejauhan, kompleks candi terlihat seperti
kastel yang terbuat dari batu. Menariknya lagi, area candi diselimuti oleh
hamparan rumput yang hijau sehingga tampak seperti permadani yang indah. Di
area ini, Anda bisa duduk dan bersantai sambil menikmati suasana alam yang
masih sejuk.
Candi Sambisari juga kerap dijadikan
sebagai lokasi untuk foto prewedding. Hal itu
didukung oleh suasana yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk keramaian. Untuk masuk
ke Candi Sambisari, Anda hanya perlu membayar Rp3.000 per orang. Datanglah
setelah pukul 08.00 WIB atau sebelum pukul 15.00 WIB.
9. Tebing Breksi
Tebing Breksi
Tebing
Breksi adalah tempat wisata Jogja kekinian yang sedang hits di kalangan anak
muda. Objek wisata ini berada di Dusun Groyokan, Sambirejo, Prambanan, Sleman.
Untuk mencapainya, pengunjung bisa memulai perjalanan dari Pasar Prambanan.
Dari lokasi ini, berkendaralah menuju Piyungan sejauh 3 km, kemudian berbelok
ke arah Tebing Breksi sejauh 1 km.
Tempat
wisata ini merupakan sebuah bukit batu hasil aktivitas penambangan material
kapur breksi sejak 1980-an. Kini, aktivitas penambangan sudah tidak dilakukan
lagi, tetapi lokasi ini berubah menjadi objek wisata yang unik. Menariknya,
dinding-dinding batu yang tinggi dan kokoh tersebut dipenuhi oleh berbagai
pahatan artistik yang menarik untuk menjadi latar foto.
Ada
pula sebuah amfiteater yang disebut Tlatar Seneng dilengkapi dengan tempat
duduk melingkar di area Tebing Breksi. Di panggung terbuka ini sering diadakan
berbagai acara kesenian dan kebudayaan.
Untuk
masuk ke lokasi wisata, Anda hanya perlu membayar Rp2.000 sebagai biaya parkir.
Anda bisa berkunjung ke tempat ini mulai pagi hingga sore hari. Namun, untuk
kenyamanan, Anda disarankan untuk datang pada sore hari karena matahari sudah
tidak begitu menyengat. Area wisata ini juga dibuka pada malam hari, khususnya
jika ada acara yang sedang berlangsung.
10. Desa Wisata Ketingan
Salah
satu objek wisata yang menarik untuk dikunjungi wisatawan ketika berlibur ke
Yogyakarta adalah Desa Wisata Ketingan. Desa wisata ini berada di wilayah
administratif Tirtoadi, Mlati, Sleman. Untuk menjangkaunya, Anda bisa memulai
perjalanan dari Terminal Jombor. Hanya perlu menempuh jarak sekitar 3 km
sebelum tiba di tempat ini.
Hal
menarik yang bisa dinikmati saat berkunjung ke Desa Wisata Ketingan adalah
kehadiran ribuan burung kuntul yang hidup dan bersarang di atas pepohonan di
kawasan ini. Selain itu, suasana pedesaan yang masih alami dan sejuk membuat
Ketingan menarik untuk dikunjungi. Agar acara liburan menjadi lebih maksimal,
Anda juga bisa bermalam di tempat ini. Tersedia tempat menginap dengan harga
sewa yang terjangkau, yaitu sekitar Rp75.000 per malam.
11. Candi Ijo
Candi Ijo
Lokasi
Candi Ijo adalah di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Prambanan, Sleman. Jaraknya
dari Candi Ratu Boko sekitar 4 km ke arah tenggara atau 28 km jika diukur dari
pusat kota. Sebutan Candi Ijo sebenarnya berasal dari lokasinya yang terletak
di sebuah bukit bernama Gumuk Ijo. Dari permukaan laut, ketinggian candi ini
sekitar 425 meter.
Selain
letaknya yang berada di kawasan perbukitan, Candi Ijo juga memiliki struktur
yang unik. Terdapat 17 struktur bangunan dan 11 teras berundak di candi ini. Di
sepanjang sisi candi, Anda juga akan menemukan pahatan relief yang merupakan
warisan penting masa lalu. Di tempat ini, ditemukan pula dua batu prasasti yang
salah satunya berisi mantra yang diulang-ilang. Kini, prasasti tersebut sudah
diboyong ke Museum Nasional Jakarta.
Hingga
sekarang, tidak ada biaya masuk yang diberlakukan bagi pengunjung yang ingin
menikmati eksotisme candi ini. Namun, untuk merasakan pengalaman terbaik, Anda
sebaiknya datang pada pagi atau sore hari.
12. Kebun Binatang Gembira Loka
Kebun Binatang Gembira Loka
Jika
Anda pencinta binatang, jangan lupa untuk berkunjung ke Kebun Binatang Gembira
Loka yang terletak Jl. Kebun Raya No.2, Umbulharjo. Dari pusat kota, jaraknya
sekitar 5,5 km. Ada transportasi umum berupa bus Trans Jogja yang dapat Anda
manfaatkan untuk mencapai tempat ini.
Area
Kebun Binatang Gembira Loka cukup luas. Terdapat ratusan jenis hewan yang bisa
dilihat di sini, mulai dari aneka jenis burung (burung hantu, elang brontok,
elang jawa, merak hijau, rangkong badak, pelikan), reptil (biawak, kura-kura,
kadal), dan mamalia (harimau, gajah, banteng, macan, lutung, rusa, tapir, unta,
beruang).
Selain
binatang, terdapat pula berbagai wahana seru yang bisa dicoba, seperti perahu
katamaran, speed boat, bumper boat, perahu kayuh, ATV, dan sebagainya. Nah,
untuk memudahkan Anda berkeliling di seluruh area kebun binatang, tersedia
kereta keliling yang bernama Taring. Kereta mini ini mengangkut pengunjung dari
pos yang satu ke pos yang lain.
Kebun
Binatang Gembira Loka ini dibuka pada 08.00 WIB hingga 17.00 WIB setiap hari.
Tiket masuk adalah Rp30.000 untuk orang dewasa dan anak-anak di atas usia 2
tahun.
13. Sindu Kusuma Edupark
Sindu Kusuma Edupark
Objek
wisata ini berada di Jl. Magelang km 2, tepatnya di Sinduadi, Mlati, Sleman.
Rutenya adalah dari Perempatan Jombor dan mengarah ke daerah Jambon. Tempatnya
cukup mudah ditemukan karena dari kejauhan tampak sebuah bianglala yang cukup
besar.
Ada
berbagai wahana yang menarik untuk dicoba di Sindu Kusuma Edupark ini. Selain
bianglala, ada pula wahana berupa trampolin, segway, bumper car, ufo, electric
car, dan masih banyak lagi. Area wisata yang cocok untuk keluarga ini juga
cukup luas. Oleh karena itu, ada transportasi sederhana bernama sepur mini yang
bisa dimanfaatkan untuk menjelajahi seluruh kawasan dengan mudah.
Tiket
masuk ke Sindu Kusuma Edupark adalah Rp15.000 per orang. Namun, untuk menikmati
setiap wahana yang ada di area wisata, Anda masih perlu membayar lagi. Tersedia
kartu deposit dengan nominal terendah Rp50.000. Jika deposit tidak habis
digunakan, Anda bisa menguangkannya kembali. Anda juga bisa membeli tiket
terusan seharga Rp60.000. Tempat wisata ini sangat menarik untuk dikunjungi,
terutama bagi anak-anak yang ingin merasakan pengalaman yang berbeda.
14. Museum Gunung Api Merapi
Museum Gunung Api Merapi
Museum
ini merupakan sebuah tempat yang bertujuan memberikan edukasi kepada pengunjung
tentang bencana alam, baik gempa maupun letusan gunung berapi. Lokasi museum
adalah di Dusun Banteng, Hargobinangun, Pakem, Sleman. Tempat ini dibuka pada
Selasa hingga Minggu, mulai pukul 08.00 WIB – 15.30 WIB. Sementara itu, biaya
masuk dipatok Rp3.000 per orang, sedangkan tiket menonton film adalah Rp5.000
per orang.
Di
tempat ini, pengunjung bisa mempelajari segala hal tentang gunung berapi,
seperti tipe-tipe letusan gunung berapi, replika sebaran awan panas, cara
menyelamatkan diri jika terjadi letusan, lorong peraga simulasi, serta
pemutaran film.
15. Candi Abang
Candi Abang
Candi
Abang adalah adalah sebuah candi yang unik. Tidak seperti candi-candi lain yang
terbuat dari batu andesit, Candi Abang justru berbahan dasar batu bata berwarna
merah. Bentuknya hanya seperti piramida atau gundukan dengan alas seluas 36x34
meter. Pada bagian tengah, yaitu ujung candi, terdapat sumur dan tangga masuk.
Uniknya,
tumpukan batu bata ini dikelilingi oleh rumput yang hijau sehingga tampak
seperti bukit. Nah, jika Anda berkunjung ke sini, jangan heran apabila suasana
terasa sangat sepi sehingga cocok bagi rombongan yang berpiknik santai bersama
keluarga.
Untuk
mencapai tempat ini, Anda bisa mencari Dusun Sentonoreji, Desa Jogotirto,
Berbah, Sleman. Mulailah perjalanan dari Jl. Raya Yogyakarta—Piyungan dan
perhatikan petunjuk arah pada km 8. Anda bisa datang pada pagi hari atau sore
hari untuk menikmati pemandangan yang lebih memesona.
16. Istana Ratu Boko